Hubungan Dukungan Suami dengan Deteksi Dini Post Partum Blues pada Ibu Pasca Melahirkan di Bidan Praktik Mandiri Yunitasari Desa Pangradin Kabupaten Bogor
The Relationship Between Husband's Support and Early Detection of Postpartum Blues Among Postpartum Mothers at Yunitasari Independent Midwife Practice
DOI:
https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i9.505Keywords:
Dukungan Suami, Deteksi Dini Post-Partum, Post-Partum BluesAbstract
Latar Belakang: Salah satu gangguan mood pada ibu setelah pasca melahirkan berupa postpartum blues. Postpartum blues dipengaruhi oleh dukungan sosial keluarga salah satunya adalah dukungan suami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan deteksi dini post partum blues pada ibu pasca melahirkan di bidan praktik mandiri yunitasari Desa Pangradin Kabupaten Bogor. Metode: Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Cross-Sectional yang melibatkan 40 ibu pasca melahirkan dengan menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan modifikasi kuesioner Maternity Blues Suryani (MBS). Uji statistic menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 22 (55%) Ibu pasca melahirkan mendapatkan dukungan suami. Dan sebanyak 21 (52,5%) ibu pasca melahirkan tidak terdeteksi postpartum blues. Dari hasil uji statistik Chi-Square didapatkan adanya hubungan antara dukungan suami dengan deteksi dini postpartum blues pada ibu pasca melahirkan dengan nilai ρ≤0,05 (ρ = 0,002) Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai Odd Ratio (OR) sebesar 11,900. Kesimpulan: Adanya hubungan antara dukungan suami dengan deteksi dini postpartum blues pada ibu pasca melahirkan. Ibu yang tidak mendapatkan dukungan suami memiliki resiko terdeteksi postpartum blues.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Priscilla Dwi Putri, Rina Afrina, Nurul Ainul Shifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








